5 Hal yang Paling Disesali Sehabis Belanja Online

5 Hal yang Paling Disesali Sehabis Belanja Online

– Siapa yang tidak suka belanja online? Kegemaran berbelanja online kini semakin marak yang ditandai dengan banyaknya toko-toko online yang bermunculan.

Online shop

itu saling berlomba memperebutkan hati pelanggan dengan menawarkan berbagai macam produk dan jasa yang berkualitas serta kemudahan-kemudahan lainnya.

Bagi konsumen, banyaknya

online shop

yang dikelola oleh perusahaan dengan modal besar seperti situs

e-commerce

maupun situs

marketplace

memberikan alternatif yang memudahkan aktivitas berbelanja. Situs

e-commerce

tentu memiliki koleksi barang yang lebih lengkap dan

update

. Meski demikian, hal itu tidak menjamin bahwa konsumen akan membeli di situs

e-commerce

tersebut.

Banyak pula, konsumen yang lebih nyaman berbelanja di

online shop

yang dikelola secara personal seperti yang terlihat di media sosial. Berbelanja secara

online

memang memberikan kemudahan bagi banyak orang karena sangat menghemat waktu. Namun, bukan berarti berbelanja

online

tidak memiliki risiko. Sebaliknya, belanja online itu memiliki risiko yang lebih besar dibandingkan ketika kamu membeli produk secara langsung di toko.

Saat orang memutuskan berbelanja

online

, ia berharap mendapatkan banyak kemudahan dan keuntungan. Namun, tak jarang yang terjadi adalah sebaliknya, pembeli online merasakan kekecewaan yang tak bisa dihindari dan mengalami banyak kerugian baik mental maupun materi. Inilah hal-hal yang disesali oleh pembeli sesudah mereka berbelanja

online

.

 

Baca juga:

6 Jenis Aplikasi yang Perlu Di-install di Handphone Pebisnis Online

1) Paket pesanan tidak kunjung sampai

via logware.com

Ketika pembeli

online

sudah melakukan semua prosedur pemesanan dengan benar mulai dari pemilihan barang hingga transfer pembayaran, maka ia tinggal duduk manis menunggu barang pesanan tersebut sampai di alamat tujuan. Biasanya, orang cenderung memilih pengiriman reguler yang membutuhkan waktu agak lama untuk menghemat biaya. Waktu pengiriman barang reguler biasanya membutuhkan waktu sekitar 3-4 hari dan bisa saja bervariasi. Barang pesanan bisa datang lebih cepat dari perkiraan namun bisa juga datang lebih lambat.

Nah

, apabila barang pesanan yang dikirim lewat kurir dari perusahaan ekspedisi tidak kunjung datang, maka pembeli

online

mulai harap-harap cemas. Tindakan yang biasa dilakukan oleh pembeli online yaitu menanyakan kepada

online shop

yang bersangkutan. Namun, pihak

online shop

umumnya tidak mengetahui secara pasti kenapa barang pesanan belum sampai juga ke tujuan dan meminta pembeli untuk sabar menunggu. Hal itu tidak bakalan terjadi jika pembeli

online

memilih pengiriman satu hari yang barangnya dijamin sampai ke tujuan satu hari setelah pesanan masuk dalam sistem pengiriman.

2) Barang yang datang tidak sesuai pesanan

via nymag.com

Ketika kurir pengiriman membunyikan bel atau mengetok pintu rumah, si pembeli online dengan riang gembira menyambutnya dengan segera. Ia pun tak sabar untuk cepat-cepat membuka isi pesanan. Namun apa yang terjadi, kenyataannya barang yang dikirim tidak sesuai dengan pesanan. Salah

order

kerapkali terjadi dalam transaksi pembelian

online

yang bisa disebabkan oleh

online shop

maupun si pembeli

online

itu sendiri.

Misalnya, pembeli

online

memesan sepatu

sneakers

dengan ukuran 40 namun yang dikirim justru ukuran 39. Tentu saja, pembeli

online

komplain dan meminta penukaran barang kepada

online shop

. Jika

online shop

itu mau bertanggung jawab, maka mereka akan dengan besar hati mengganti barang sesuai permintaan dan menanggung semua ongkos kirim. Kesalahan

order

bisa juga disebabkan oleh pihak pembeli karena ia tidak membaca dan memperhatikan deskripsi produk dengan teliti.

3) Produk fashion yang kebesaran/kekecilan

via shoesizers.com

Kelemahan berbelanja

online

yaitu, pembeli tidak bisa mencoba secara langsung produk

fashion

yang dibelinya. Akibatnya, produk

fashion

yang dibeli bisa kebesaran atau kekecilan. Hal itu berbeda jika kamu membeli produk fashion pria maupun wanita di toko fisik seperti distro atau butik fashion di pusat-pusat perbelanjaan atau

mall

. Di toko-toko

fashion

, biasanya tersedia

fitting room

yaitu semacam bilik kecil yang dilengkapi dengan kaca agar pembeli dapat mencoba sendiri produk secara langsung. Dengan begitu, pembeli memiliki gambaran jelas dan nyata apakah produk

fashion

seperti baju, topi, jaket, sandal, celana atau sepatu yang hendak dibeli pas atau tidak.

Lain cerita, jika kamu membeli produk fashion di

online shop

. Kamu hanya bisa melihat gambar yang ada di

online shop

dan cuma bisa membayangkan berdasarkan deskripsi produk yang ditampilkan. Oleh karena itu, pastikan bahwa

online shop

memberikan deskripsi ukuran (

size chart

) dengan jelas kepada pembeli. Dengan melihat

size chart

, maka pembeli bisa memperkirakan sendiri ukuran produk yang paling sesuai.

 

4) Kualitas barang tidak sebagus gambar

via brokenskate.com

Ketika berbelanja online, maka jangan harap kamu bisa melihat apalagi meraba secara langsung produk yang dijual. Yang kamu lihat di

online shop

hanyalah gambar-gambar produk yang disertai dengan deskripsi sebagai panduan untuk membeli. Yang sering jadi masalah yaitu gambar produk yang ditampilkan bukanlah foto asli sesungguhnya melainkan hasil mencomot dari sumber lain.

Dengan hanya melihat gambar produk, apalagi bukan foto asli, maka kamu tidak bisa mengetahui dengan pasti kualitasnya. Banyak pembeli online yang kecewa karena produk yang sampai di tangan tidak sebagus gambar yang ditampilkan di

online shop

. Jika menemukan kerusakan barang, maka kamu berhak komplain dan menuntut penggantian barang atau retur kepada

online shop

secepatnya.

5) Tertipu oleh online shop

via bandt.com.au

Modus-modus penipuan secara

online

makin banyak dan sulit terdeteksi. Ada banyak kasus, pembeli

online

yang rugi ratusan ribu bahkan jutaan rupiah karena telah membeli barang di toko online yang salah. Jangan sampai itu terjadi pada sobat dan yakinkan bahwa

online shop

tempat kamu berbelanja bisa dipercaya alias

trusted seller

sehingga kamu tidak menyesal ketika membeli.

Cara mengetahui toko

online

yang

recommended

yaitu dengan melihat

rating

atau testimoni yang diberikan oleh pembeli lain. Jika toko

online

memiliki reputasi, ulasan atau komentar yang bagus, maka kamu bisa lebih aman berbelanja di

online shop

tersebut. Meski demikian, kamu

kudu

tetap perlu hati-hati dan waspada agar tidak terkena modus penipuan yang tidak bertanggung jawab.

Berbelanja

online

bisa memanjakan siapa saja apalagi dengan teknologi informasi yang semakin canggih seperti sekarang. Namun, hal-hal yang sangat mengewakan setelah berbelanja online di atas jangan sampai terjadi pada sobat dan harus dihindari. Caranya, yaitu dengan memperhatikan secara detail deskripsi produk yang ditawarkan serta melihat reputasi

online shop

yang terpercaya.

 

author
Author: 
    ard buffet dekoration
    ard buffet dekoration
    ard buffet dekoration – Buffet ist eine
    20 Merek/Produk Kecantikan dan Perawatan Rambut Ternama
    20 Merek/Produk Kecantikan dan Perawatan Rambut Ternama
    http://eddiec.me – 20 Merek/Produk Kecantikan dan Perawatan
    100 Desain Ruang Tamu Minimalis Mewah Namun Simpel dan Menawan
    100 Desain Ruang Tamu Minimalis Mewah Namun Simpel dan Menawan
    100 Desain Ruang Tamu Minimalis Mewah Namun
    Jasa Desain Grafis: Bisnis Minim Modal, Omset Jutaan
    Jasa Desain Grafis: Bisnis Minim Modal, Omset Jutaan
    Jasa Desain Grafis: Bisnis Minim Modal, Omset
    Must read×

    Top