9 Cara Membuat Desain Kartu Nama yang Bagus dan Efektif

9 Cara Membuat Desain Kartu Nama yang Bagus dan Efektif 

– Meski teknologi informasi semakin canggih, namun fungsi dan peran media cetak seperti kartu nama tak bisa dilupakan begitu saja. Melihat peran kartu nama dalam urusan bisnis, banyak percetakan maupun jasa desain grafis yang menerima pembuatan desain dan cetak kartu nama.

Kartu nama atau disebut dengan

business card

memiliki ciri khas yang mudah dikenali yaitu bentuknya yang relatif kecil dengan ukuran maupun dimensi yang bervariasi di setiap negara. Di Indonesia sendiri, ukuran standar kartu nama yang biasa dipakai adalah 90 x 55 mm. Dengan alasan varisasi desain, besar kemungkinan kartu nama didesain dengan ukuran lebih besar atau lebih kecil. Yang jelas, kartu nama harus memiliki ukuran yang tidak terlalu besar agar kartu nama bisa dengan mudah dibawa maupun disimpan.

Walau bentuknya relatif kecil, kartu nama memiliki peran dalam upaya mempromosikan

brand

terutama kepada relasi bisnis. Apalagi ketika sobat sedang menjalankan bisnis atau bekerja di sebuah instansi yang mengharuskan bertemu dengan banyak orang. Dalam pertemuan (

meeting

) bisnis, kartu nama adalah media yang wajib dibawa untuk dibagikan kepada klien atau relasi yang ditemui.

Mungkin saja kamu berpikir bahwa apa gunanya kartu nama di era yang canggih serba

digital

seperti sekarang yang memungkinkan orang untuk menyimpan kontak secara langsung lewat

hape

atau

gadget

. Asal kamu tahu, pemberian kartu nama kepada sesorang bukan hanya bersifat simbolik semata. Lebih dari itu, kartu nama bisa menjadi representasi perusahaan yang membuka kemungkinan adanya hubungan bisnis lebih lanjut.

Jenis kartu nama ada beberapa macam. Kartu nama bisa dirancang dengan menonjolkan nama perusahaan dan ada pula kartu nama yang menekankan diri pribadi/individu maupun kombinasi di antara keduanya. Siapapun pada dasarnya bisa memiliki kartu nama. Namun lebih efektif, jika kartu nama dipunyai oleh orang yang bisa mewakili perusahaan dan sering bertemu dengan klien seperti

business owner

atau pengusaha, pejabat publik,

public relation officer

, direktur,

manager

,

supervisor

,

account executive

,

marketing

/

salesman

,

customer service

maupun

staff

lainnya.

Baca juga:

Macam-macam Jasa Percetakan Untuk Keperluan Branding dan Promosi

1) Tampilkan informasi yang paling penting

via moo.com

Seperti namanya, fungsi utama kartu nama adalah untuk menampilkan nama pribadi yang disertai dengan informasi pendukung lainnya seperti profesi atau jabatan, nomor telepon atau

hape

, alamat kantor, nama perusahaan, dan lainnya. Namun demikian, masing-masing orang memiliki keputusannya sendiri untuk menampilkan informasi yang ingin ditampilkan pada kartu nama.

Kartu nama dibuat berdasarkan tujuan atau kepentingan sang pemiliknya. Misalnya, ada kartu nama yang dibuat untuk kepentingan bisnis atau disebut juga dengan

business card

. Kartu nama bisnis biasanya memuat logo perusahaan untuk membedakan dengan perusahaan lain yang. Agar lebih efektif, kartu nama jangan terlalu memuat banyak informasi yang bisa membuat audiens bingung. Pilihlah informasi yang paling penting yang menurut sobat perlu dicantumkan pada kartu nama sehingga pembaca bisa lebih mudah memahami.

2) Perhatikan prinsip-prinsip desain grafis

via behance.net

Seperti halnya media cetak lainnya, proses desain kartu nama juga harus memperhatikan dan menerapkan prinsip-prinsip desain grafis yang pernah dibahas pada

posting

-an sebelumnya. Lewat penerapan prinsip-prinsip desain grafis yang tepat, maka kartu nama bukan hanya akan terlihat lebih bagus dan elegan namun juga lebih efektif.

Keseimbangan (

balance

) simetris membuat desain kartu nama lebih stabil terlihat sangat formal. Beda halnya, jika kartu nama didesain secara asimetris yang membuatnya terlihat lebih dinamis. Selain itu, perhatikan pula kontras antara elemen desain satu dengan lain sehingga terlihat jelas hierarki visual. Penerapan kontras yang baik membantu pembaca dalam memahami informasi yang paling penting menuju ke informasi yang kurang penting. Hal-hal yang perlu ditonjolkan lewat penerapan kontras misalnya nama atau nomor

contact person

. Ada pula prinsip-prinsip desain lain yang perlu diperhatikan seperti irama, penekanan maupun variasi visual.

3) Buatlah beberapa komposisi desain yang berbeda

via behance.net

Ada berbagai macam tipe klien yang dihadapi oleh desainer grafis. Klien yang masih awam dalam hal desain grafis biasanya hanya menuruti saja dan tidak banyak menuntut. Beda dengan klien yang mengerti tentang desain, ia mengharapkan adanya berbagai pilihan desain layout kartu nama. Pemilihan layout desain kartu nama biasanya tergantung kecocokan maupun selera si klien. Namun demikian, desainer grafis sebaiknya memberikan rekomendasi kepada klien tentang desain kartu nama yang paling bagus.

Untuk melatih kreativitas dan keterampilan dalam mendesain kartu nama, cobalah berbagai alternatif layout yang berbeda. Dengan membuat berbagai variasi komposisi kartu nama desain, maka klien memiliki beberapa pilihan yang menjadi pertimbangan dalam memilih desain kartu nama terbaik. Komposisi desain layout bisa dibuat dulu dengan menggunakan sketsa tangan secara manual dengan menggunakan pensil. Hal itu berguna untuk mengembangkan ide dan gagasan sebelum mengeksekusi desain lewat program komputer.

4) Pastikan huruf terbaca dengan jelas

via cardrabbit.com

Kartu nama adalah media cetak yang berukuran kecil. Jadi, jangan menambah masalah kepada pembaca dengan menampilkan huruf kecil yang susah terbaca. Jika huruf atau font yang dipakai sulit terbaca, maka pembaca tidak bisa mencerna informasi pada kartu nama dengan baik.

Mengatur ukuran huruf pada kartu nama membutuhkan kejelian tersendiri mengingat ukuran kartu nama yang kecil. Ukuran font sebaiknya jangan terlalu kecil namun juga jangan terlalu besar alias sedang-sedang saja. Gunakan ukuran

font

sebesar 9-10

point

untuk nama atau informasi lain yang perlu diberikan penekanan untuk memastikan huruf terbaca dengan jelas. Untuk alamat kantor, gunakan ukuran huruf yang lebih kecil yang disesuaikan pula dengan panjang-pendeknya.

5) Pertimbangkan audiens

Desain: Alena Misilevich via behance.net

Merancang desain kartu nama untuk studio kreatif tentu berbeda dengan kartu nama untuk perusahaan asuransi. Oleh karena itu, pertimbangkan audiens atau kepada siapa kartu nama tersebut diberikan. Untuk mendesain kartu nama yang efektif, tentu sang desainer grafis harus mengetahui audiens klien. Pengetahuan tentang audiens juga menjadi pertimbangan dalam memilih desain layout dan jenis kertas yang akan digunakan untuk mencetak kartu nama.

Sebuah perusahaan bisa saja memiliki dua atau lebih lini bisnis yang berbeda. Kartu nama bisa dimanfaatkan pada kedua sisinya untuk menampilkan produk atau jasa yang berbeda. Namun, itu bisa efektif jika kedua lini bisnis memiliki keterkaitan satu sama lain. Misalnya, seorang dokter yang memiliki usaha apotik. Di satu sisi, kartu nama menampilkan informasi tentang layanan dokter sedangkan di sisi lainnya menampilkan informasi tentang apotik yang dijalankan dokter itu.

Baca juga:

Jasa-Jasa Desain Grafis Profesional Buat Korporat maupun Individu

6) Tambahkan elemen desain pendukung

via webdesignerdepot.com

Kartu nama perlu didesain semenarik mungkin. Hal yang perlu dipertimbangkan yaitu apakah desain kartu nama akan dibuat seminimal mungkin dengan meniadakan gambar atau elemen desain lain atau dibuat dengan memadukan beberapa unsur visual. Yang perlu digarisbawahi, penggunaan unsur visual merupakan alat untuk menarik perhatian pembaca, namun dengan tetap menonjolkan teks sebagai informasi paling utama.

Elemen pendukung yang biasa digunakan dalam kartu nama misalnya ilustrasi atau gambar. Namun, gambar yang dipakai pada kartu nama tidak bisa sembarangan. Perhatikan kesesuaian antara tema atau materi kartu nama dengan gambar yang akan digunakan. Misalnya, kartu nama toko komputer yang memasang gambar-gambar perlengkapan komputer pada kartu nama. Meski demikian, ada kalanya gambar yang ditampilkan tidak berhubungan langsung dengan produk atau jasa, namun memiliki pesan metafora di baliknya.

7) Hindari penggunaan unsur grafis yang berlebihan

via logodesignteam.com

Apa kesan kamu ketika melihat desain kartu nama di atas? Warna-warna yang sangat cerah dan cenderung saling ‘bertabrakan’ membuat mata audiens sulit untuk memfokuskan perhatian pada informasi. Desain kartu nama di atas perlu dihindari karena warna-warna yang terlalu banyak tidak membuat kartu nama terlihat bagus dan menarik. Namun sebaliknya, kartu nama akan tampak norak dan informasi penting yang terdapat pada kartu nama tidak tersampaikan dengan baik.

Untuk menghindari hal di atas, sebaiknya kartu nama menggunakan warna yang tidak banyak. Gunakan warna yang senada atau warna komplementer pada desain kartu nama agar terlihat lebih harmonis. Warna yang senada yaitu warna dengan saturasi yang sama namun memiliki perbedaan tingkat kepekatan atau

hue

yang bervariasi. Perhatikan bahwa informasi paling penting pada kartu nama adalah nama, kontak atau alamat kantor, jadi pastikan informasi itu tidak ‘dikalahkan’ oleh warna yang terlalu mencolok.

8) Pertimbangkan bahan dan proses cetak

via creativebloq.com

Sebelum merancang desain kartu nama, alangkah baiknya kamu sudah memikirkan teknik percetakan dan jenis kertas yang akan digunakan. Misalnya, kartu nama yang dicetak dengan teknik sablon manual tentu berbeda dengan kartu nama yang dicetak dengan mesin cetak. Setiap teknik percetakan kartu nama memerlukan proses desain yang berbeda pula. Jika kartu nama dicetak dengan sablon, maka kamu tidak bisa menggunakan banyak warna maupun gambar-gambar pendukung.

Lain halnya jika kartu nama dicetak dengan mesin cetak, maka kamu bisa lebih leluasa dalam mendesain. Jenis-jenis kertas untuk kartu nama yang biasa dipakai yaitu art carton dengan variasi ketebalan. Ada pula jenis kertas dengan tekstur yang lembut seperti linen atau kertas-kertas

import

yang mahal harganya. Ketika desain kartu nama telah selesai dan disetujui oleh klien, maka tiba waktunya untuk mencetak kartu nama. Pencetakan kartu nama bisa dilakukan dengan memanfaatkan jasa cetak yang banyak ditawarkan oleh percetakan atau

digital printing

.

9) Tambahkan finishing cetak

via hongkiat.com

Agar kartu nama terlihat lebih eksklusif dan elegan, tambahkan finishing cetak setelah proses pencetakan selesai.

Finishing

cetak ini berguna untuk menambah kesan bagus dan mewah pada kartu nama.Umumnya, finishing cetak diperlukan untuk kalangan menegah ke atas seperti

emboss

agar huruf bisa muncul ke permukaan. Selain itu, ada pula

finishing

cetak berupa laminasi untuk melindungi lapisan kertas agar tidak mudah rusak.

Laminasi kertas itu sendiri ada laminasi

doff

agar permukaan kertas lebih soft dan laminasi

glossy

agar permukaan kertas tampak lebih mengkilap. Bosan dengan bentuk kartu nama yang itu-itu saja? Kartu nama bisa memiliki bentuk unik yang disesuaikan dengan keinginan kita dengan teknik

die cut

. Misalnya, kartu nama dengan bentuk kurva pada bagian ujungnya atau kartu nama yang berbentuk bulat. Tentu saja, penggunaan

finishing

cetak akan menambah biaya namun hasil yang diharapkan lebih memuaskan.

Meski bentuk dan ukurannya kecil, kartu nama memiliki peran dalam upaya menjalin hubungan (

networking

) dengan relasi bisnis. Siapa tahu, lewat kartu nama yang didesain dengan matang dan baik,

job-job

maupun proyek bisa mengalir dengan deras. (

terima kasih telah berkunjung di http://eddiec.me/ mohon maaf apabila banyak kesalahan dalam penyampaian berita atau informasi

)

Artikel Menarik:

9 Cara Membuat Desain Kartu Nama yang Bagus dan Efektif

4/
5

Oleh

http://eddiec.me/

Incoming search terms:

author
Author: 
    Jenis-jenis Lipstik Untuk Mempercantik Bibir Wanita
    Jenis-jenis Lipstik Untuk Mempercantik Bibir Wanita
    Jenis-jenis Lipstik Untuk Mempercantik Bibir Wanita –
    Jenis-jenis Parfum Agar Badan Kamu Wangi Sepanjang Hari
    Jenis-jenis Parfum Agar Badan Kamu Wangi Sepanjang Hari
    Jenis-jenis Parfum Agar Badan Kamu Wangi Sepanjang
    Must read×

    Top